HooneyBee_of_DramaQueenStoryTelling

created by Ona

Rabu, 31 Desember 2008

Menik dan pemikirannya

menik sedang dalam kebingungan maklum saja, dulu apa yang terjadi saat ini adalah keinginan yang tidak pernah datang sampai akhirnya datang saat ini hanya saja orang dan waktunya tidak tepat. Ah menik jadi teringat cerita si acui tempo waktu ketika nongkrong di Jacko PIM. Menik cukup kaget sih sebenarnya dengan pengakuan Acui ternyata menik selama ini naif baget menyikapi laki-laki. baginya menyukai laki-laki masih berkutat bagaimana dia masih kebingungan dengan perasaannya sendiri. menik kehilangan banyak waktu kan. jujur saja mengakui selama hidupnya tidak memiliki pacar itu catatan sejarah paling memalukan loh dijaman sekarang. satu hal orang bakal berpikir menik lesbi , dua orang berpikir yang belum melihat menik pastinya dikiranya si menik ini memiliki wajah yang nggak bisa dibanggakan. atau jangan-jangan menik emang kehilangan selera dengan namanya makluk berinisial pria. kalau memaksa pengen pacaran diusia menik sekarang wah susah-susah gampang. Jujur saja menik sedang dalam kebingungan untuk memecahkan menjadi orang yang belum tersentuh sekalipun. jangan berpikir jorok. menik pengen banget tuh bagaimana rasanya dicium sama makluk yang bernama pacar. hmm mungkin tuhan paling tahu apa yang terbaik untuk menik. keinginan menik bagi tuhan terlalu sederhana. mungkin tuhan mempersiapkan lebih maksudnya bukan hanya pacar yang nantinya akan memberikan misteri rahasia yang belum terpecahkan.jadinya menik sedikit terhibur kalau mengingat nasihat itu. menik memang sudah berumur sayangnya kebandelannya belum mengakar di otaknya. kalau dipikir-pikir sebenarnya keisengan si menik itu cukup ada kalau saja bakat itu bisa dikenali dan digali terus - menerus. acui sepertinya mengenal sifat itu dalam diri si menik nyatanya si acui pernah bilang kepadanya kalau pengen bandel cukup ketika ada dia. bener juga sih merokok tanpa acui dan ucil rasanya kok beda yah. itu menik baru rasa setelah mencoba dilingkungan berbeda. ketika besama acui dan ucil kebandelan yang mereka lakukan terasa lucu aja.menik masih berpikir tentang acui. tentang rahasianya yang selama ini terpendam terus dihadapan kami. ah acui bukankah beban terberat kita adlaah ketika kita mencoba menjadi orang lain. aku tahu mungkin menik dan kucil oleh acui masih dianggap gadis lempeng-eits dia salah besar tuh kucil lebih pengalaman loh dalam mengungkap misteri laki-laki. kalau menik paling pintar bikin bubar cowok untuk nyukain dia see berarti kan mereka berdua berpengalaman dalam dunia laki-laki.acui memang teman teraneh yang pernah dimiliki oleh menik Aneh dengan rahasianya, aneh dengan kebengalannya, dan tentu saja seribu misteri pertemanan mereka yang masih di selami oleh menik

Rabu, 24 Desember 2008

Mengerti dengan caraNYA

Minggu-minggu ini banyak banget pelajaran yang mesti di petik. jujur saja saya tahu Tuhan melakukan yang terbaik buat saya dengan caranya. hanya saja saat ini masih terasa pahit bagi saya untuk mengerti keindahan dibalik apa yang terjadi dengan saya. Jujur dada ini terasa sesak kalau mengurut kejadian yang terus menerus terjadi dengan saya. ah saya hanya mencoba mengerti pendewasaan jiwa saya dengan caraNYA. sabar ah ... kata hati kecil saya tapi bukan mungkin iklas lebih tepatnya. karena saat ini saya belum iklas benar. terasa berat dan sesaknya bukan main. Saya seperti kehilangan nafas.hmmmm satu yang saya minta ke Tuhan saya beri saya kemudahan melewatinya dan beri juga pengertian untuk mengerti cara MU ya allah

Senin, 22 Desember 2008

Simenik (perjalanan ketiga)

Menik dalam kebingungan. Kekosongan tampaknya akhir-akhir ini seperti terjalin erat dengan simpul tali batinnya. berupaya daya untuk mengabaikannya tak jua memupus begitu saja. jadi ingat waktu itu ketika nongkrong dengan acui dan si kucil. batang rokok semakin akrab saja dengan mereka berdua. menik tertarik mencobanya lagi.sayangnya pengalaman pertama kali menyalakan rokok di mistere cukup bikin traumatis. coba bayangkan pengennya kelihatan keren, masalahnya menyalakan rokok saja sudah membuyarkan bayangan tersebut. Begini kisahnya tuh rokok yang udah nangkring dimulut gak nyala-nyala padahal tu rokok dah diisep-isep sesuai instruksi, pek mulut terasa pegal bukan main, lebih memalukan ada cowok lewat berhenti di depannya untuk memberikan bantuan dengan tawaran untuk menyalakan pemantik kepada Menik. saking kagetnya menik tersedak terbatuk dan rokok itu tidak berhasil menyala dengan sempurna malam itu.trauma yang membuat menik berhati-hati terhadap satu hal kalau mempelajari hal baru cukup dilakukan di ruangan tertutup . acui melemparkan bungkus putih itu. Menik cuma melirik sekilas pura-pura nggak tertarik hei dia masih trauma jadi jangan salah sangka dong. Menik sedikit enggan. sikucil menyalakan sebatang dan berhenti sebentar untuk memberi kesempatan meminum secup capucino. oke cukup pertahanan kesopanan yang sedari tadi di coba oleh Menik. sepertinya si kucil menikmatinya. teramat bahkan.Okeeeeeeee cukkupp menggoda. diraihlah rokok itu yang nagkring tenang di asbak . menik sibuk melepas asap=asap dari mulutnya acui sibuk bercerita dengan si kucil sedangkan menik sibuk dengan mengepul-ngepulkan asap rokok . tiba-tiba saja dia terlalu sadar keasyikannya terhadap rokok mebuyarkan pikirannya akan konsentrasi terhadap cerita si acui. stop sahabat gw butuh otak gw dan hati gw nih ' bisik batin menik. Entah kenapa tiba-tiba saja acui begitu seriusnya dengan ceritanya. Stooopppp menik mematikan rokoknya , gak tahu berapa batang yang telah di habiskan si menik yang pasti ketika si acui ingin mengambil batang rokoknya, maaf saja pembungkus itu tinggal beberapa gelintir saja menik jadi heran dalam kondisi trauma bisa juga yach mebabi buta . gimana kalau dengan kesadaran penuh yah ( tanpa ada traumatis itu).....

Kamis, 18 Desember 2008

kisah si menik (putaran ke dua)

Minggu pagi menik terbangun ditempat asing. selimut hangat menyelimutinya bersaing dengan dingin luar biasa oleh ac yang bertengger di dinding kamar si acui. aha baru ingat bukankah kemarin malam dia menginap di rumah acui. kicauan burung di kamar acui membuat terheran - heran simenik maklum sejak di Jakarta menik susah banget bangun pagi terus menemukan kicauan burung.acui membangunkan pagi itu dengan sekelumit cerita, yang seterusnya keluarlah ide di pagi itu. hari itu acui mempunyai ide menghabiskan siang itu dengan pergi ke pim. hah mal lagi. menik jadi heran sepertinya orang-orang jakarta kok yach nggak bosen-bosennya ke mall. apalagi rencana itu harus dlakukan pada saat tanggal-tanggal tua. Benar-benar cobaan berat bagi menik. bukankah itu cobaan berat, kita jalan-jalan ke mall tergiur barang-barang di etalase tapi apa daya si menik harus ngirit kalau pengen segar bugar sampai akhir bulan nanti hehhehee.bunyi di hp membuyarkan lamunan sedetik menik sebelum mengiyakan ide si acui. dilayar hp tertulis " kita jalan kemana nih?" sejak dijakarta juga menik mempunyai teman-teman yang sibuknya luar biasa meskipun week end. satu contoh yah temannya yang ini, si kucil. kucil nggak pernah bisa diem dirumah saban weekend alhasil tiap weekend ada aja rencananya mau kemana. entah itu pergi ke mall, pergi sama ini trus pergi sama si itu ( sibuk deh seperti ibu-ibu penjabat). Menik membalas tuh sms untuk sekalian aja ngajak ke pim bareng si acui jadinya hari itu mereka bertiga setuju untuk menghabiskan hari itu lontang lantung di pim. Menik baru ngerasain juga hidup sendiri tanpa saudara di jakarta cukup menghabiskan uang juga, maksudnya hanya untuk sekedar menghabiskan waktu dulu menik cukup nikmat dengan berdiam diri bermalas-malasan dirumah. sekarang kalau cuma berdiam diri dikamar segi empat itu menik jadi ngeri. bisa setengah mati bosen itu yang dirasa menik.alhasil setiba dimall. menik heran banget suasana perayaan natal dan tahun baru sepertinya mal-mal cukup terlalu bersemangat. perayaan masih jauh tetapi hingar bingar lagu, pernak-pernik berbau natal sudah terasa. menik kecapaian karena si acui jalan nggak tahu mau kemanaa?????.
"acui, aku capek nih , laper lagi" si acui ngajak makan di sushitea tapi menik menolaknya perutnya nggak cocok banget dengan makanan di situ. Selain mahal minta ampun makan disitu nggak bisa bikin kenyang perut si menik."yang traditional aja deh" balas si menik. acui orangnya mudah diajak berkompromi jadinya mereka berdua setuju untuk makan di sebuah restoran yang menjual makanan serba mie.berjalanlah mereka menuju restoran yang mereka incar, sampai setengah sore si kucil belum kasih kabar juga. yah udah si menik kasih usul menunggu si kucil di restoran itu aja berlama-lama ( kan nggak ada yang ngelarang kita berlama -lama duduk paling -paling kita harus pasang muka bebal kalau ada pengunjung lainnya yang ngantri mau duduk dan reservasi makanan hehehehhe). ditengah perjalanan menuju restoran nggak disangka ada pertunjukkan musik kesukaan si acui. acui bilang nih penyanyi tiap minggu selalu manggung di mall ini. berhentilah mereka untuk mendengarkan musik jazz yang diamainkan band tersebut. nggak terasa lagu-lagu mereka cukup mebuat terhanyut si menik." acui musiknya enak banget ini gue banget" kata si menik. " siapa sich mereka?, dah terkenal yach?" tanyanya lagi
acui masih nyanyi-nyanyi pertanyaan menik nggak di hiraukan sama sekali. "kwartet band keren-keren deh lagunya" menik setuju banget ama pendapat acui barusan lagu-lagu yang mereka mainkan bener -bener bikin merinding apalagi saxophone yang terdengar llumayan dahsyat di telinga si menik. nggak terasa menik ikutan nyanyi-nyanyi dengan lagu-lagu yang dikenalnya. melihat restoran yang dituju ramainya minta ampun menik menyerombol berebut untuk memilih tempat duduk yang paling nyaman di tempat itu.si kucil akhirnya datang juga. bertigalah mereka ketawa-ketiwi nggak jelas."kita ngapain nih"?tanya si menik. acui mengusulkan gimana kalau menghabiskan waktu dari sini nongkrong di jacko sambil ngerokok. busyet sekarang sejak keisengan anggota genk lainnya, ngerokok sepertinya menjadi keisengan yang lumayan bikin addict. hahahhahaha nggak ketagihan sih cuma bikin pengen teruss kikskss..kiksssss.
setelah puas makan beranjaklah mereka menuju ke tempat selanjutnya hah jakarta memang sibuk sayangnya makluk-makluk seperti kami seakan kebingungan tempat mana lagi yang bisa memberikan dahaga di tengah -tengah udara penuh konsumtif, kekosongan ditengah-tengah kesibukkan kami sesaat ketika tidak dalam kondisi bekerja. menik juga heran akhir-akhir ini dia sering dilingkupi kekosongan tak berarti.Kesepian kah???entahlah. jujur saja kebahagiannya memang bisa terobati ketika berkumpul dengan sahabat-sahabatnya. nyatanya kekosongan tidak pernah hilang di relung menik. ahhhh apakah menik harus cari kesibukan lainnya? atau kah menik sedang mencari sesuatu yang tidak disadarinya????

Rabu, 17 Desember 2008

kisah si menik ( putaran pertama)_

Sabtu yang cerah sayang banget kalau cuma dilewatkan tanpa rencana apa-apa. menik berencana berkumpul dengan temen genknya untuk sekedar kongkow aja di sebuah mall. teman-temannya belum memberitahu mau kemanakah sore itu. karena sampai sorenya belum ketahuan juga mau kemana. menik mengambil langkah sendiri cuma ngeloyor sendiri di mal. Pilihan mallnya yang berani dia kunjungi sendiri yah cuma mall semanggi .untungnya sepertinya teman-temannya tidak tega untuk membiarkan menik berjalan seorang diri jadilah si acui menyusulnya. bingung mau ngapain kegiatan yang dipilihnya yah nongkrong disebuah kedai kopi yang lumayan mahal kalau disebut kedai. untungnya fasilitas wi-finya cukup membuat hati terhibur. si acui asyik-asyiknya curhat si menik lumayan heran baru kali ini si acui pergi berdua saja dengannya bisa cocok begitu lama ngobrolnya nggak sekedar ngobrol tapi menik dan acui sekarang bisa punya benang merah dasar pertemanan mereka. maklum si acui dan si menik bergenk yang lumayan banyak jadinya terkadang kedekatan satu sama lainnya sedikit terkotak -kotak tergantung bagaimana kenyamanan dan kedekatan satu sama lainnya, tapi genk yang lumayan banyak jumlahnya cukup kompak kok kalau dipikir-pikir.menik juga heran ternyata acui juga nggak secuek perkiraanya maklum aja selama ini si menik ama acui sedikt kurang nyambung hwa...ha...... menik berpikir si acui terlalu canggih jadinya menik punya pikiran si acui pasti menganggapnya si menik biang naif nggak ketulungan. lucunya dari situ menik bisa menikmati juga sisi lain dari si acui yang dulunya dia pikir si acui ini cewek yang cueknya luar biasa. Ternyata si acui ini yach tetep perempuan bagaimanapun bentuknya. menik sadar kecuekkan si acui membuatnya tersadar malam itu. karena dari sekedar ngobrol ringan, si acui memberikan pelajaran untuknya tentang satu hal yaitu untuk tidak terlalu menganggap hidup terlalu serius, terkadang memberikan nafas bagi diri sendiri itu perlu yah istilah kerennya nyantai dikit gitu loh. dikedai itu dia juga memberikan pelajaran bagi menik mengenai nasihat cowok. maklum selama ini menik belum punya pengalaman pacaran sama sekali jadinya beribu pertanyaan naif tentang kebingungannya saat ini seperti buih-buih busa saja keluar dengan lancarnya. si acui bilang kalau menik jangan terlalu musingin kata-kata cowok terkadang si menik heran juga meskipun si acui ini bentuknya cewek otak si acui ini sedikit ada kadar kandungan xynya karena apa yang diomongin si acui ini bener-bener kena banget seperti menik nggak boleh terlalu ge-er ama cowok lewat omongannya walaupun kalau dilahat terdengar manis (rada sadis sich tapi sepertinya logika juga, ingat kaum cowok kan penuh logika jadi ngadepin cowok nggak boleh pakai perasaan tapi mesti pakai logika itu resep dari si acui). Malam itu berakhir dengan pulang dari kedai dan makan kfc didaerah santa. sebelum akhirnya si acui dan menik pulang bareng karena si menik anak merantau ajakan nginep ke rumah si acui di iyain aja.

Lookin into u'r hearth

Tidakkah dia mengerti
sesungging senyum mampu melumpuhkan hati
tatkala dia menggoda
memanah panah tepat sasaran menghujam debaran
prasangka cinta mulai bertanya
serpihan rasa mampukah
menjawab segala resah keraguan akan engkau
bahwasanya hati ini telah kaupilih
setulus kau lempar buaian mungkinkah
akan sama apa yang kurasa
mampukah kau menepis asa tak pasti
yang kadang masih tersisa di relung hati
Kau tak mampu menjawab
aku tahu rasa ini bukan cinta
cinta tak membuat aku bertanya ragu
aku cukup merasakan dan tahu siapa
pemilik hati sebenarnya



Reach what's u believied

Jauh kau sadari sebentang mimpi
dekat kau raih
jalan panjang menanti derap kaki
untuk kau lalui
keraguan yang kau tepis
membakar semangat matahari
memperpanjang waktu untukmu
keberanian atas menyikapi kegagalanmu
membuat malaikat
jatuh hati memberi
kejaiban makna yang tak kau sangka menghampiri
pintu langit membuka ramah tatkala
sujud kau meminta
kesabaran untuk setia terhadap apa yang kau yakini
tidak sekarang memang
namun keyakinanmu membuat rahmat tak segan
memberi petunjuk bagi
mimpimu untuk segera menjadi nyata