HooneyBee_of_DramaQueenStoryTelling

created by Ona

Rabu, 07 April 2010

senja pagi

Senja pagi, matahari merayap naik. lemah gemulai badan yang tak mau beranjak dari bangun cukup membuyarkan mimpi. pagi ini masih dengan pikiran yang sama. kemana angin itu pergi. kemana rasa yang mulai aku rindukan untuk hadir secara rutin di dalam kehidupanku akan menghampiri. aku mencoba menghempas badan lagi. ow matahari sudah menyembul di ujung kerlingan sinar jendelaku. baiklah aku akan beranjak.

tubuhku sudah menungguku untuk kugerakkan. langkah kakiku sudah menanti untuk kujalankan. dendangan pagi mengiring pagiku tampaknya tak sabar menghiburku. traaalallalaalaalaalaaa
aku akan tahu semua hal yang sedang tejadi padaku akan cepat berlalu dan aku mampu melewatinya. aku hanya perlu bersabar bahwa segala seseuatu yang terjadi kepadaku , tak lain dan tak bukan sebagai bentuk cinta Tuhan kepadaku. aku hanya perlu melihat sesuatu yang mungkin secara nyata nampak tak terlihat. Tuhan menginginkanku melihat sesuatu yang tampaknya sulaman kehidupanku penuh terjalan , tapi aku tahu Tuhan menginginku untuk menikmati setiap detik kehidupan yang diberikannya kepadaku, entah itu baik atau mungkin sedih menurut gambaranku.

hei bukankah tampaknya manusia selalu menganggap sesuatu yang tidak diinginkannya , selalu dilihat sebagai kesedihan. ow aku harap aku mampu mengubah hal itu dngan jujur. tidak berpura-pura aku iklas. tidak berpura-pura aku bahagia. tapi aku tahu semua apa yang terjadi kepadaku adalah hal baik bagi diriku . oh aku hanya perlu belajar untuk menerima sesuatu yang tidak kuinginkan terjadi padaku. tapi aku tahu Tuhanku pasti mengabulkan apa yang aku inginkan , jika menurutNYA itu hal terbaik untukku ^_^

Selasa, 06 April 2010

ruang lainnya

pagi hari mendapatkan pembicaraan ringan dengan seorang sahabat. ringan tapi cukup membuat aku berpikir. aku merasa betapa Tuhan memberi rasa cinta di hati manusia dengan berbagai perasaan yang beraneka cara tanpa kita bisa membagi-bagi dan memilah-milah.
sahabat saya curhat bahwa dia sedang jatuh cinta dengan mantannya ketika dia duduk di bangku sma. sahabat saya sudah menikah, wiinggggs. saya sempat memberikan dia nasihat, bahwa jarak jauh yang dijalaninya dengan suami jangan dijadikan alasan buat main-main perasaan. lucunya sahabat saya tertawa terpingkal-pingkal melihat kekuatiran di nada saya. " oh gosh pls i love my husband" she said. "well okay terus maksudnya tadi gimana?" sahutku penasaran." yah aku hanya suka aja dengan ni orang but getting seriously relationship with him I never have do that on my mind".

syukurlah , saya sedikit lega. ah saya juga sadar terkadang manusia mempunyai perasaan cinta yang sulit dibedakan hitam atau putih. aku memasukkannya didalam area abu-abu. sulit dijelaskan keberadaanya akan tetapi dia ada. dulu aku tidak pernah menyangka punya perasaan tertentu kepada seorang teman, sampai aku mengetahu dia telah menikah. apakah perasaan itu masih ada?. dulu jujur aku masih memilikinya walau dengan batas kesadaran akal sehat. tapi yah berjam-jam bertemu dan ngobrol di waktu yang sulit kami dapatkan. sesungguhnya ketika kami bisa bertemu, perasaan nyaman dan senang berlama-lama dengannya sungguh membuat hati saya senang. klise sich but i'm sure if I dont have feeling with him I never getting a long together with him ^_^. dan saya tahu batas cinta seperti ini bukan the real thing. tapi sampai sekarang saya menyimpan kenangan itu pernah hadir dalam kehidupan saya. sejauh ini saya mulai hilang perasaan. masih bertemu  tapi ketika kami bertemu malah seperti seperti saudara.

saya jadi berpikir ketika kita dijaga oleh suatu yang namanya pernikahan, apakah kami manusia masih memiliki perasaan untuk seseorang diluar sana diluar pasangan kami masing-masing? karena tak banyak sahabat saya yang telah menikah sepertinya banyak bercerita tentang kehidupan asmara yang terjadi diluar lingkaran pernikahan mereka. apakah nantinya saya sebagai manusia juga menghormati hak itu tanpa mengurangi kepercayaan terhadap namanya pernikahan. nantinya ketika saya menikah apakah saya harus memberikan ruang itu bagi suami nantinya. hmmmfffhhhh

suatu saat

Suatu senja ketika aku menatap bulatnya matahari yang akan tenggelam. suatu saat ketika aku tahu semua hikmah disemua hal yang sedang terjadi padaku, yang saat ini masih belum kumengerti. suatu saat aku pasti tahu dibalik semua hal yang tidak bisa kuharapkan sesuai dengan yang ku mau. aku akan berterima kasih nantinya kepada Tuhan bahwa Dia paling tahu apa yang kubutuhkan ketimbang apa yang aku inginkan^_^

Senin, 05 April 2010

he was killed me

lagi dia melukaiku, sebenarnya aku sedang marah dengan diriku sendiri. dari sekian semua tanda kalau dia keparat gila ^-^, aku masih percaya saja ketika kupikir dia akan berubah. bukan salah dia , aku tahu. hanya saja limgkaran gila yang sedang terjadi antara aku dan dirinya tampaknya semakin kusut kalau aku tidak mencoba keluar, dari pergulatan permainan kami.

dan tampaknya kelelahanku bersabar pada titik akhir. aku mulai percaya kami seperti lingkaran siklus dibawah ini. kami bertemu untuk berpisah, dan kami berpisah untuk pertemuan yang tidak tahu kapan. dan seperti semua orang yang mengatakan kepadaku aku harus berhenti dari kegilaan ini. there were something addict could make you killed, I think.

melepasnya

ketika apa yang kau harapkan tidak mampu kau wujudkan persis sama seperti yang kau impikan.
kenapa aku selalu mengeluh kepada Tuhan. ketika aku dipertemukan seharusnya aku bersyukur kepadanya dari sekian kesempatan aku di berinya waktu tertentu bertemu dengannya. tetapi ketika dia melukaiku , aku bertanya kepada Tuhanku , apakah dari semua hal ini yang bisa kupetik? apakah ketika orang yang kau atur untuk hadir dalam hari-hariku dan kau beri aku perasaan kepadanya, dan kau pula yang mengaturnya bahwa kami bukan untuk satu sama lainnya, kau masih memberiku perasaan yang sulit kujelaskan dengan semua akalku Tuhan.
 dan ketika dia melukaiku, salahkah aku bertanya kepadaMu, untuk apa kau beri aku perasaan kalau apa yang kurasakan tidak lebih hanya dari luka dan air mata.

apakah kau memberiku pelajaran bahwa sesuatu hal yang ada saat ini , tidak bisa aku pegang terlalu erat. sehingga sesuatu yang datang ketika akan pergi aku mudah melepasnya??

I NEVER KNEW

For the way you changed my plans
For being the perfect distraction
For the way you took the idea that I have
Of everything that I wanted to have
And made me see there was something missing (oh yeah)

For the ending of my first begin
(Ooh yeah yeah)(ooh yeah yeah)
And for the rare and unexpected friend
(Ooh yeah yeah)(ooh yeah yeah)
For the way you're something that I never choose
But at the same time something I don't wanna lose
And never wanna be without ever again (oh oh)

You're the best thing I Never Knew I Needed
So when you were here I had no idea
You're the best thing I never knew I needed
So now it's so clear I need you here always

My accidental happily (ever after oh oh oh)
The way you slime and how you comfort me (with your laughter)
I must admit you were not a part of my book
But now if you open it up and take a look
You're the beginning and the end of every chapter (oh oh)

You're the best thing I never knew I needed (oh)
So when you were here I had no idea
You're the best thing I never knew I needed (that I needed)
So now it's so clear I need you here always

Who'd knew that I'd be here (who'd knew that I'd be here oh oh)
So unexpectedly (so unexpectedly oh oh)
Undeniably happy (hey)
Said with you right here, right here next to me (oh)
Girl you're the...

You're the best thing I never knew I needed (said I needed oh oh)
So when you were here I had no idea
You're the best thing I never knew I needed (needed oh)
So now it's so clear I need you here always
Baby baby
Now it's so clear I need you here always

Early morning

Hari ini ditengah perjalanan menuju kantor, sedikit melamun diudara, mengambang. tiba-tiba saja saya berdoa kepada Pemilik Saya. Wahai Tuhan yang Maha Pemurah beri saya kemudahan dan kepercayaan untuk suatu hal yang sedang kulakukan saat ini dengan berlimpah. Terus terlintas di benak saya bagaimana jika Tuhan menanyakan kepada saya : " hai kamu seberapa ukurannya menurutmu jika kuberi berlimpah". ah saya tahu , saya hari ini berarti telah mengecilkan semua nikmat Tuhan yang diberikan kepada saya. Berarti seharusnya saya berdoa begini " wahai Tuhan berikanlah aku kecukupan sehingga aku mampu berbagi lebih dengan yang lain "